Semangat Bergelora Siswa SMA Negeri 5 Parepare IkutiOrientasi Kokurikuler “Bangunlah Jiwa dan Raganya.

(Penulis : Komunitas Vibes, Dzakirah Sami Aqilah dan Muh. Ali Sakhi T)

PAREPARE – Langit mendung yang memayungi kawasan SMAN 5 Parepare pada Rabu (14/10/2026) pagi tak sedikit pun menyurutkan antusiasme ratusan siswa kelas XI. Aula sekolah tampak dipenuhi para siswa yang riuh berdiskusi, menantikan pembukaan kegiatan orientasi program kokurikuler semester ganjil tahun ajaran 2026/2027.

Suasana yang penuh kehangatan tersebut seketika menghening saat pembawa acara (MC) mengimbau para peserta untuk memusatkan perhatian. “Diharapkan seluruh siswa-siswi untuk menutup laptop dan mendengarkan pemaparan materi kegiatan kokurikuler ini,” imbau MC membuka jalannya kegiatan, yang dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama.

Mengusung tema besar “Bangunlah Jiwa dan Raganya”, tim koordinator kegiatan kokurikuler, Gustianti Gesangi dan Suharyadi Suwakbur, memaparkan empat fokus topik utama yang akan digarap para siswa, yakni:

  1. Mind & Soul Sanctuary: Pengelolaan stres akademik serta penguatan mental dan spiritual remaja.
  2. Halal-Healthy Catering: Analisis gizi dan penyusunan menu makanan seimbang serta ekonomis.
  3. Generasi Bersinar: Edukasi dampak bahaya zat adiktif dan penanganan tekanan teman sebaya (peer pressure).
  4. Fit & Rested: Optimalisasi pola tidur dan manajemen aktivitas fisik mandiri guna meningkatkan fokus belajar.

Pemaparan materi berlangsung interaktif. Di sela-sela penjelasan, siswa tampak berdiskusi tipis mendalami setiap poin. Tim koordinator menegaskan bahwa keempat topik tersebut dirancang secara lintas disiplin ilmu dengan mengintegrasikan empat mata pelajaran utama, yaitu Matematika, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), serta Bahasa Indonesia.

Usai sesi pemaparan umum, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian topik untuk setiap kelas. Masing-masing kelas secara khusus mendalami satu topik utama yang kemudian dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Kelompok inilah yang nantinya bertugas menyusun karya dan menampilkan hasilnya pada puncak acara Panen Karya.

Setelah penetapan struktur kelompok dan pengurus inti kegiatan di tingkat kelas yang dipimpin oleh MC serta fasilitator, koordinator memberikan arahan teknis terkait bentuk integrasi tugas mata pelajaran serta penyesuaian target capaian kegiatan.

Kegiatan sempat diistirahatkan sejenak untuk ISHOMA. Memasuki sesi siang, suasana kembali dicairkan melalui kegiatan ice breaking guna membakar kembali semangat peserta. Agenda dilanjutkan dengan pembekalan materi Bahasa Indonesia bertajuk “Menulis Esai Reflektif & Artikel Opini” yang dibawakan oleh Nurliah Hanafi.

Menjelang akhir acara, tim koordinator menginstruksikan seluruh pengurus kelas untuk segera menyusun Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) sebagai acuan pelaksanaan proyek ke depan.

Rangkaian orientasi kokurikuler resmi ditutup oleh MC dengan bacaan hamdalah dan rangkuman poin-poin penting kegiatan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara siswa, guru fasilitator, dan tim koordinator.